Penyihir India Masuk Islam

Tersebutlah seorang penyihir India yang begitu terkenal dgn kekuatan sihirnya. Seorang pengusaha menemuinya untuk diminta bantuan. Sang pengusaha memintanya untuk mengirim sihir ke sebuah rumah yang ingin dibelinya dgn harga sangat murah.

Bersepakatlah sang penyihir dan segera mengerahkan semua jenis sihir dan kemampuannya agar para penghuni rumah yang ditargetkan tidak betah dan pindah rumah lalu menjualnya dgn harga murah sesuai keinginan sang pengusaha.

Anehnya, setelah sekian waktu, para penghuni rumah tsb tetap merasa nyaman, tidak merasakan apa-apa dgn kata lain sihir yang diselancarkan tak mempan.

"Adakah sihir yang melebihi kekuatanku?" Sang penyihir heran karena merasa ini hal ganjil yang tak pernah ditemuinya. Dia pun berpikir bhw tuan rumah memiliki kekuatan lbh hebat. Diputuskannya untuk menemui sendiri tuan rumah dgn sejuta keheranan "bagaimana sihirku tak bekerja"

"Apakah engkau mau mengikuti agamaku?" Tantang pemilik rumah.
"Baik."
"Apakah engkau mau meninggalkan profesimu itu?"
"Iya."
"Tiap hari aku membacakan ayat kursi untukku dan anak-anak. Inilah "sihirku"."
Mendengar ini, tukang sihir pun masuk Islam dan mengganti namanya dari Jabur menjadi Muhammad.

-----
Diterjemahkan dari akun Alu Mukhtalifah.

Syaikh Ibrahim Haqqiy menjelaskan bahwa keampuhan ayat untuk menyembuhkan ditentukan oleh kehadiran niat, salah satunya. Beliau menuturkan:

القراءة بنية الدعوة والهداية للمريض والمتلبس الجان

"Membaca ayat/do'a dgn niat dakwah, hidayah untuk pasien dan orang yg terkena gangguan jin." (Radd al-Bala-u bi-Ruqqyah asy-Syar'iyyah, hal 80, terbitan Riyadh)

Jika merasa aman, tetap mesti menghadirkan niat utk menjaga diri ketika membacanya.

------
Cempaka putih, 14 Dzulhijjah 1435 H
Oleh: Fachriy Aboe Syazwiena

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Penyihir India Masuk Islam"

Catat Ulasan