Jangan Sampai Anda Menyakiti Nabi -shollallohu alaihi wasallam-

Bukankah beliau sudah wafat? bagaimana bisa seseorang menyakiti beliau setelah wafatnya? simaklah perkataan ulama salaf berikut ini:

Al-Barbahari (w 329 H) -rohimahulloh- mengatakan:
"Ketahuilah, bahwa orang yang mencela salah seorang dari para sahabat Rosululloh -shollallohu alaihi wasallam-, ketahuilah bahwa sesungguhnya dia ingin (mencela) Nabi Muhammad, dan dia telah MENYAKITI beliau di alam kubur beliau". [Syarhus Sunnah, hal: 54]

-------
Jika demikian, pantaskah Syiah yang selalu menyakiti beliau dengan celaan mereka kepada para sahabatnya, mengaku sebagai pembela beliau dan Ahlul Baitnya?

Tidak diragukan lagi, Ahlussunnah-lah yang benar-benar mencintai dan membela beliau, ahlul baitnya, dan para sahabatnya.

Lihatlah bagaimana mereka menjunjung tinggi beliau dan tuntunannya... bagaimana mereka menjadikan kecintaan mereka kepada Ahlul Bait sebagai bukti keimanan... dan bagaimana mereka memuliakan para sahabat beliau, hingga menjadikan pendapat mereka sebagai hujjah yang mu'tabar.

Semoga Allah mengumpulkan kita bersama mereka di surga-Nya, amin.

Oleh: Ustadz Musyaffa' ad Dariny

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Jangan Sampai Anda Menyakiti Nabi -shollallohu alaihi wasallam-"

Catat Ulasan