Iblispun Berkedok Sebagai Penasehat

Saudaraku, kebenaran diukur dengan dalil dan bukti, bukan diukur dengan judul, atau kemasan atau hal lain yang serupa. Bersikaplah dengan bijak dalam segala urusan, berpikir obyektif, dan senantiasa mewaspadai peran emosi ketika hendak memutuskan. Dan jangan lupa mohon petunjuk kepada Allah Azza wa Jalla agar selalu menunjukkan jalan kebenaran dalam setiap urusan anda.

Indahnya judul, atau kemasan bukanlah jaminan bagi benar atau salahnya isi dan kandungan. Pelajari lebih jauh dengan menggunakan dalil dan bukti bukan sekedar melihat judul.

Ingat, dahulu nabi Adam alaihissalam terperdaya oleh judul "nasehat" sehingga terjerembab dalam perbuatan dosa. Allah Ta'ala berfirman:

وَقَاسَمَهُمَا إِنِّي لَكُمَا لَمِنَ النَّاصِحِينَ

Iblis bersumpah kepada keduanya: sesungguhnya aku adalah pemberi nasehat bagi kalian berdua. (QS. Al A'raf 21)

Benar atau salahnya suatu urusan tidaklah ditentukan oleh judul dan kemasan, namun lihatlah isinya lalu timbanglah dengan dalil dan bukti. Wallahu Ta'ala A'alam bisshawab.

Oleh: Ustadz Dr Muhammad Arifin Badri

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Iblispun Berkedok Sebagai Penasehat"

Catat Ulasan