Ikhlas dan Ittiba

Bayangkan jika kita sedang menginap di penginapan di lantai 15 misalnya.
Suatu ketika lift mati karena listrik padam.

Kita yang sedang di bawah terpaksa naik ke atas dengan menaiki tangga.
Sesampainya di atas, ternyata kita lupa kunci tertinggal di bawah.

Letihnya menaiki tangga ternyata sia-sia...
Begitulah jika kita melakukan amal sholih, tapi kita lupakan kuncinya: ikhlas dan ittiba.

Amal dikerjakan dengan susah payah namun ternyata sia-sia.



By: Ustadz Muflih Safitra

Postingan terkait: