YANG HARUS DILAKUKAN OLEH PELAJAR BAHASA ARAB

Secara garis besar, ada 3 hal yang semestinya dilakukan oleh seorang pelajar bahasa Arab agar memiliki kemampuan berbahasa yang cukup mumpuni dalam bidang 'Arabiyyah.

Apa sajakah itu? Yaitu:

1. Mengokohkan ilmu dan pemahaman terhadap qowa'id nahwiyyah; mulai dari tingkat yang paling mudah hingga yang paling rumit.

Hal ini memang tidak gampang dan tidak sebentar. Banyak referensi yang harus dipelajari. Butuh keseriusan dan ketekunan dalam belajar, tanpa lelah dan putus asa.

Jangan pernah merasa puas dengan hasil ilmu yang dicapai. Ilmu bahasa Arab tidak ada habisnya untuk dipelajari. Banyak orang yang baru belajar kitab Jurumiyyah saja sudah merasa cukup pintar.

2. Belajar menerjemahkan dari bahasa Arab ke bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Banyak terjemahan yang baik tapi kurang benar; atau sebaliknya sudah benar tapi tidak cukup baik.

Penerjemahan yang kurang baik dan atau kurang benar akan menjadikan berkurangnya kekuatan dan keindahan bahasa Arab berbanding lurus dengan tingkat kesalahan yang ada.

Masih banyak kita jumpai, di berbagai media, semacam buku, majalah, ataupun dunia maya, berbagai bentuk terjemahan yang kurang mencocoki dengan nilai "baik" dan "benar". Maka perhatikanlah sisi ini. Terutama jika Anda gemar menulis atau menerjemahkan, dan tulisan Anda banyak dibaca orang. Hadirkanlah sisi kekuatan dan keindahan gramatikal bahasa Arab secara tepat.

3. Belajar menerjemahkan dari bahasa Indonesia ke dalam bahasa Arab; atau membuat tulisan original dengan bahasa Arab.

Point 3 ini lebih sulit dari point 2. Kalau point 2 bahan/materinya sudah ada. Tinggal menerjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.

Adapun point 3, harus memikirkan banyak hal; mulai dari kosakata (mufradat), uslub bahasa Arab yang baik dan benar sekaligus enak dibaca, i'rabnya, serta detail-detail nahwunya. Praktis, harus berpikir beberapa kali lipat.

Itulah sebabnya tidak semua orang yang sudah cukup mahir berbahasa Arab bisa dengan mudah mengaplikasikan point 3 ini. Terkadang nahwunya sudah benar, tapi uslubnya masih banyak kekurangan. Terkadang nahwu dan uslubnya sudah tepat, tapi masih kurang enak dibaca.

Untuk bisa menopang point 3 ini, kita perlu banyak membaca kitab-kitab berbahasa Arab. Bukan hanya membaca, tapi juga mencermati dan mempelajari bagaimana gaya bahasa serta aturan gramatikal berbahasa Arab.

Saya sendiri sangat terinspirasi dari karya-karya Al-Imam Ibnul Qoyyim dan Asy-Syaikh Al-'Utsaimin rahimahumallah.

Dulu, saya pernah posting status berbahasa Arab dengan tema aqidah. Kemudian ada seorang teman yang komen, dia menebak bahwa itu kalamnya Syaikh 'Utsaimin. Padahal itu murni tulisan saya sendiri.

Inilah 3 point yang harus dilalui oleh pelajar bahasa Arab. Semoga kita semua dimudahkan oleh Allah untuk bisa mencapainya dengan baik.

Barakallahu fiikum... ^^

Oleh: Akh Ammi Aac

Postingan terkait: