BILA MEMANG SALAH, AKUILAH ...

Suatu kali Syaikh Ali Thanthawi -rahimahullah- ditanya, mengapa anda memendekkan jenggot wahai syaikh..?

Syaikh tertegun sejenak lalu menjawab:

"Aku tau kalau ini adalah sebuah kesalahan. Dan aku tak ingin menggabungkan antara buruknya perbuatan dengan buruknya perkataan. Aku sadar kalau aku dikalahkan oleh lingkungan dan kebiasaan kaumku, semoga Allah memaafkan aku."
(Ma'an naas)

Sahabat.. Tak perlu mencari pembenaran bila ternyata kita memang salah, tak usah memaksakan dalil bila ternyata perbuatan kita berseberangan dengan dalil. Mengakui kesalahan itu menunjukan kebesaran jiwa.

Masih ingat kan perkataan umar yang masyhur..? "Kembali pada kebenaran itu lebih baik daripada berlama-lama dalam kebathilan" atau perkataan beliau, "menjadi pengikut suatu kebenaran lebih baik bagiku ketimbang menjadi pemimpin atas kebathilan"

Iya, tak perlu menggabungkan antara buruknya perbuatan (mencukur jenggot) dan buruknya perkataan (memaksakan dalil).

Oleh: Ustadz Aan Chandra Thalib

Postingan terkait: