Kebutuhan Yang Sangat Akan Ilmu Agama

Kalau bukan karena DALIL, tentunya kita katakan puasa SEPANJANG MASA lebih utama daripada puasa SETENGAH MASA. TAPI, ternyata Nabi -shollallohu alaihi wasallam- yang MA'SUM mengatakan lain:

لَا صَوْمَ فَوْقَ صَوْمِ دَاوُدَ، شَطْرُ الدَّهْرِ، صِيَامُ يَوْمٍ، وَإِفْطَارُ يَوْمٍ

"TIDAK ADA puasa yang DIATASNYA puasa daud, puasa SETENGAH masa, yakni sehari puasa, dan sehari tidak". [HR. Bukhori Muslim].

Beliau juga telah menyabdakan:

صُمْ أَفْضَلَ الصَّوْمِ صَوْمَ دَاوُدَ صِيَامَ يَوْمٍ وَإِفْطَارَ يَوْمٍ

"Puasalah dengan PUASA YG PALING AFDHOL, yaitu PUASA DAUD, sehari puasa dan sehari tidak". [HR. Bukhori]

فَصُمْ يَوْمًا وَأَفْطِرْ يَوْمًا، فَذَلِكَ صِيَامُ دَاوُدَ عَلَيْهِ السَّلاَمُ، وَهُوَ أَفْضَلُ الصِّيَامِ...لاَ أَفْضَلَ مِنْ ذَلِكَ

"Puasalah sehari dan tidak puasa sehari, itu puasanya Daud -alaihissalam-, dan itu adalah PUASA yang PALING UTAMA... TIDAK ADA YG LEBIH UTAMA darinya". [HR. Bukhori].

Bahkan Nabi tercinta -shollallohu alaihi wasallam- bersabda:

لاَ صَامَ مَنْ صَامَ الدَّهْرَ

"TIDAKLAH BERPUASA orang yang puasa SEPANJANG MASA" [HR. Bukhori]

Dari sini kita tahu, bahwa dalam BAB IBADAH, tidak semua yang lebih berat menjadi lebih utama. Bahkan dalam BAB DUNIA, kita tidak bisa pungkiri, bahwa tidak semua yang lebih berat menghasilkan UANG lebih banyak.

Subhanallaah... bila masalah dunia saja -yang kasat mata- membutuhkan ilmu dan ketepatan agar mendapatkan hasil sebanyak-banyaknya, bagaimana dalam masalah agama yang gaib dari mata kita?!

Oleh: Ustadz Musyaffa' ad Dariny
Judul: Admin

Postingan terkait: