KEKUATAN ISTIGHFAR

Asy-Sya'biy rahimahullah pernah bercerita: Suatu hari, 'Umar keluar untuk melaksanakan istisqaa' (shalat memohon turunnya hujan) bersama orang-orang. (Dalam doanya), 'Umar tidak menambah apapun selain dari memohon ampunan kepada Allah (istighfar), hingga ia kembali ke rumahnya. Orang-orang berkata : "Wahai Amiirul-Mukminiin, kami tidak melihat engkau (berdoa) memohon turunnya hujan kepada Allah". 'Umar berkata : "Sungguh, aku telah memohon turunnya hujan dengan anak kunci langit yang dengannya hujan akan diturunkan". 'Umar kemudian membaca firman Allah ta'ala:

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا * يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا * وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ

"Maka aku katakan kepada mereka: "Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu" [QS. Nuuh : 10-12].

اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا وَيَزِدْكُمْ قُوَّةً إِلَى قُوَّتِكُمْ

"Mohonlah ampun kepada Tuhanmu lalu bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu" [QS. Huud : 52].

---- Diriwayatkan oleh 'Abdurrazzaaq, Ibnu Abi Syaibah, dan Al-Baihaqiy dalam Al-Kubraa; sanadnya shahih hingga Asy-Sya'biy ----

Oleh: Ustadz Dony Arif Wibowo

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "KEKUATAN ISTIGHFAR"

Catat Ulasan